Please wait...

Selamat Datang di Rumah Pintar Pemilu

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Badung

MULAI
SEJARAH PEMILIHAN UMUM REPUBLIK INDONESIA

Pemilu 1955

Sample Avatar

PERIODE SOEKARNO

Merupakan Pemilu Nasional pertama di Indonesia. Dilaksanakan untuk memilih anggota DPR (29 September 1955) dan anggota Konstituante (25 Desember 1955).

PEMILU 1971

Sample Avatar

PERIODE SOEHARTO

Pasca pemerintahan Presiden Soekarno, MPRS menetapkan Soeharto sebagai Pejabat Presiden pada 12 Maret 1967 dan tanggal 27 Maret 1968 Soeharto ditetapkan menjadi Presiden sesuai hasil Sidang Umum MPRS (TAP MPRS No. XLIV/MPRS/1968). Selama 32 tahun Presiden Soeharto memimpin bangsa Indonesia, telah terjadi enam kali penye- lenggaraan Pemilu untuk memilih anggota DPR, DPRD Tingkat I dan DPRD Tingkat II. Pada era ini Presiden dipilih oleh MPR.
Pada Pemilu 1971, Orde Baru mulai meredam persaingan politik dan mengubur pluralisme politik. Hasil Pemilu 1971 menempatkan GOLKAR sebagai mayoritas tunggal dengan perolehan suara 62,82%, diikuti NU (18,68%), PNI (6,93%) dan Parmusi (5,36%).

Pemilu 1977 - 1997

Sample Avatar

Pada Pemilu 1977, Kontestan Pemilu dari semula 10 Partai Politik menjadi 3 Partai Politik melalui Fusi 1973. NU, Parmusi, Perti dan PSII menjadi Partai Persatuan Pembangunan (PPP). PNI, Parkindo, Partai Katolik, Partai IPKI dan Partai Murba menjadi Partai Demokrasi Indonesia (PDI). Formasi kepartaian ini (PPP, GOLKAR dan PDI) terus dipertahankan hingga Pemilu 1997. GOLKAR sebagai mayoritas tunggal terus berlanjut pada Pemilu 1982, 1987, 1992 dan 1997. GOLKAR menjadi Partai pemenang. PPP dan PDI menempati peringkat 2 dan 3.

PEMILU ANGGOTA DPR, DPD dan DPRD TAHUN 1999

Sample Avatar

• Pemilu pertama pada masa reformasi
• Peserta: 48 Partai Politik
• Pelaksanaan: 7 Juni 1999

PEMILU PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN TAHUN 1999

Sample Avatar

• Abdurrahman Wahid dan Megawati Soekarnoputri dipilih dan ditetapkan oleh MPR RI sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI
• Pasangan Abdurrahman Wahid - Megawati Soekarnoputri digantikan oleh pasangan Megawati Soekarnoputri - Hamzah Haz (Sidang Istimewa MPR RI, 23 Juli 2001, melalui Ketetapan MPR RI No. II/MPR/2001)

PEMILU ANGGOTA DPR, DPD dan DPRD TAHUN 2004

Sample Avatar

• Pemilu pertama pasca perubahan amandemen UUD 1945. Terjadi perubahan:
1. Presiden dipilih secara langsung
2. Dibentuk Dewan Perwakilan Daerah (DPD)
3. Hadirnya Penyelenggara Pemilu yang bersifat nasional, tetap dan mandiri (Komisi Pemilihan Umum) • Peserta: 24 Partai Politik
• Pelaksanaan: 5 April 2004
• Pelaksanaan: 7 Juni 1999

PEMILU PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN TAHUN 2004

Sample Avatar

• Pelaksanaan: - 5 Juli 2004 (putaran I) - 20 September 2004 (putaran II) • Peserta: 5 pasangan calon • Susilo Bambang aYudhoyono dan Jusuf Kalla terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2004 - 2009

PEMILU ANGGOTA DPR, DPD dan DPRD TAHUN 2009

Sample Avatar

• Peserta: 44 Partai Politik (38 Partai Politik Nasional dan 6 Partai Lokal Aceh) • Pelaksanaan: 9 April 2009

PEMILU PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN TAHUN 2009

Sample Avatar

• Pelaksanaan: 8 Juli 2009 (1 putaran) • Peserta: 3 pasangan calon • Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2009 - 2014

PEMILU ANGGOTA DPR, DPD dan DPRD TAHUN 2014

Sample Avatar

• Peserta: 15 Partai Politik (12 Partai Politik Nasional dan 3 Partai Lokal Aceh) • Pelaksanaan: - 9 April 2014 (dalam negeri) - 30 Maret s.d 6 April 2014 (luar negeri)

PEMILU PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN TAHUN 2014

Sample Avatar

• Pelaksanaan: 9 Juli 2014 • Peserta: 2 pasangan calon • Joko Widodo dan Muhammad Jusuf Kalla ditetapkan sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2014 - 2019

PEMILU ANGGOTA DPR, DPD dan DPRD TAHUN 2019

Sample Avatar

• Peserta: 20 Partai Politik (16 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Lokal Aceh) • Pelaksanaan: - 17 April 2019 (dalam negeri) - 8 s.d 14 April 2019 (luar negeri)

PEMILU PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN TAHUN 2019

Sample Avatar

• Pelaksanaan: 17 April 2019 • Peserta: 2 pasangan calon • Joko Widodo dan Ma'ruf Amin ditetapkan sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019 - 2024

Sistem Pemilihan Umum Dunia

Sistem Pemilu yang digunakan oleh negara-negara di dunia sangat variatif. Sebuah negara dengan karakter demografis dan geografis yang sama belum tentu menganut sistem Pemilu yang sama. Negara yang menganut bentuk dan sistem pemerintahan yang sama belum tentu juga mengadopsi sistem Pemilu yang sama, demikian pula sebaliknya.

  1. Plurality/Majority System (Sistem Pluralitas/Mayoritas) Disebut juga sistem distrik. Dalam sistem ini wilayah negara dibagi ke dalam beberapa distrik pemilihan yang biasanya berdasar atas jumlah penduduk. Setiap distrik diwakili oleh satu orang wakil, kecuali pada varian Block Vote dan Party Block Vote. Kandidat yang memiliki suara terbanyak akan mengambil seluruh suara yang diperolehnya. Varian dari sistem ini adalah First Past the Post, Alternative Vote, Two Round System dan Block Vote
  2. Proportional System (Sistem Proporsional) Dalam sistem ini proporsi kursi yang dimenangkan oleh Partai Politik dalam sebuah daerah pemilihan berbanding seimbang dengan proporsi suara yang diperoleh partai tersebut. Varian dari sistem ini adalah Propor- sional Representation dan Transferable Vote.
  3. Sistem Campuran Merupakan perpaduan penerapan antara Plurality/Majority System dan Proportional System. Varian dari sistem ini adalah Parallel System dan Mix Member Proportional.
Peserta Pemilihan Umum Republik Indonesia
TAHUN 1995
PEMILU ANGGOTA DPR, DPD dan DPRD
Pemilu Anggota DPR
Pelaksanaan :
29 September 1955
Peserta :
36 Partai Politik
34 Ormas
48 Perorangan
Partai Pemenang:
1. PNI
2. MASYUMI
3. NU
Pemilu Anggota Konstituante Pelaksanaan: 25 Desember 1955 Peserta: 39 Partai Politik 23 Ormas 29 Perorangan
PEMILU PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN
Tidak ada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden
Soekarno dan Mohammad Hatta ditetapkan sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI pertama oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPK I)
Tahapan Pemilihan Umum Republik Indonesia
PEMILU ANGGOTA DPR, DPD DAN DPRD
1. Perencanaan Program dan Anggaran, serta Penyusunan Peraturan Pelaksanaan Penyelenggaraan Pemilu
2. Pemutakhiran Data Pemilih dan Penyusunan Daftar Pemilih
3. Pendaftaran dan Verifikasi Peserta Pemilu
4. Penetapan Peserta Pemilu
5. Penetapan Jumlah Kursi dan Penetapan Daerah Pemilihan
6. Pencalonan Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota
7. Masa Kampanye Pemilu
8. Masa Tenang
9. Pemungutan dan Penghitungan Suara 10.Penetapan Hasil Pemilu
11.Pengucapan Sumpah/Janji Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota
Sumber: UU No. 8 Tahun 2012
PEMILU PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN
1. Penyusunan Daftar Pemilih
2. Pendaftaran Bakal Pasangan Calon
3. Penetapan Pasangan Calon
4. Masa Kampanye
5. Masa Tenang
6. Pemungutan dan Penghitungan Suara
7. Penetapan Hasil Pemilu Presiden dan Wakil Presiden
8. Pengucapan Sumpah/janji Presiden dan Wakil Presiden
Sumber: UU No. 42 Tahun 2008
PEMILIHAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR, BUPATI DAN WAKIL BUPATI SERTA WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA
TAHAP PERSIAPAN
1. Perencanaan Program dan Anggaran
2. Penyusunan Peraturan Penyelenggaraan Pemilihan
3. Perencanaan Penyelenggaraan yang meliputi Penetapan Tata Cara dan Jadwal Tahapan Pelaksanaan Pemilihan
4. Pembentukan PPK, PPS, dan KPPS
5. Pembentukan Panwas Kabupaten/Kota, Panwas Kecamatan, PPL, dan Pengawas TPS
6. Pemberitahuan dan Pendaftaran Pemantau Pemilihan
7. Penyerahan Daftar Penduduk Potensial Pemilih
8. Pemutakhiran dan Penyusunan Daftar Pemilih
TAHAP PERSIAPAN
1. Pengumuman Pendaftaran Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur, Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati, serta Pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota
2. Pendaftaran Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur, Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati, Serta Pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota
3. Penelitian Persyaratan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur, Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati, serta Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota
4. Penetapan Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur, Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati, serta Pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota
5. Pelaksanaan Kampanye
6. Pelaksanaan Pemungutan Suara
7. Penghitungan Suara dan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara
8. Penetapan Calon Terpilih
9. Penyelesaian Pelanggaran dan Sengketa Hasil Pemilihan
10. Pengusulan Pengesahan Pengangkatan Calon Terpilih
Sumber: UU No. 8 Tahun 2015
Struktur Organisasi KPU

PANITIA PEMUNGUTAN SUARA DI LUAR NEGERI

Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Periode 20117-2022
PEMUNGUTAN DAN PERHITUNGAN SUARA SERTA REKAPITULASI DAN PENETAPAN CALON/PASLON TERPILIH

5D PEMUNGUTAN SUARA

1. Datang

Pemilih datang ke TPS mulai pukul 07.00 – 13.00 waktu setempat

Pemilih mendaftar kepada petugas untuk mendapatkan surat suara

2. Daftar
3. Dicoblos

Pemilih mencoblos surat suara di bilik suara

Pemilih memasukkan surat suara ke dalam kotak suara

4. Dimasukkan
5. Dicelup

Pemilih mencelupkan jarinya ke tinta

PENGHITUNGAN SUARA, REKAPITULASIDAN PENETAPAN CALON/ PASLON TERPILIH

Penghitungan suara dilaksanakan setelah berakhirnya pemungutan suara pukul 13.00 waktu setempat
Surat suara dihitung dan direkap secara berjenjang mulai dari TPS hingga selesai sesuai dengan jenjang Pemilu
Penetapan calon/ pasangan calon terpilih oleh penyelenggara Pemilu sesuai dengan jenjang Pemilu
PENYELENGGARA PEMILU
PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
No Presiden Wakil Presiden
1
Soekarno
18 Agustus 1945 - 12 Maret 1967
Mohammad Hatta
18 Agustus 1945 - 01 Desember 1956
2
Soeharto
12 Maret 1967 - 21 Mei 1998
Hamengkubuwono IX
24 Maret 1973 - 23 Maret 1978
Adam Malik
23 Maret 1978 - 11 Maret 1983
Umar Wirahadikusumah
11 Maret 1983 - 11 Maret 1988
Soedharmono
11 Maret 1988 - 11 Maret 1993
Try Sutrisno
11 Maret 1993 - 11 Maret 1998
Bacharuddin Jusuf Habibie
11 Maret 1998 - 21 Mei 1998
3
Bacharuddin Jusuf Habibie
21 Mei 1998 - 20 Oktober 1999
4
Abdurrahman Wahid
20 Oktober 1999 - 23 Juli 2001
Megawati Soekarnoputri
20 Oktober 1999 - 23 Juli 2001
5
Megawati Soekarnoputri
23 Juli 2001 - 20 Oktober 2004
Hamzah Haz
23 Juli 2001 - 20 Oktober 2004
6
Susilo Bambang Yudhoyono
20 Oktober 2004 - 20 Oktober 2014
Muhammad Jusuf Kalla
20 Oktober 2004 - 20 Oktober 2009
Boediono
20 Oktober 2009 - 20 Oktober 2014
7
Joko Widodo
20 Oktober 2014 - 20 Oktober 2019
Muhammad Jusuf Kalla
20 Oktober 2014 - 20 Oktober 2019
8
Joko Widodo
20 Oktober 2019 - Sekarang
Ma'ruf Amin
20 Oktober 2019 - Sekarang
PENTINGYA PEMILU DAN DEMOKRASI

1

Pertama

Memberikan kesempatan kepada setiap warga negara untuk menggunakan hak politiknya

2

Kedua

Terjaminnya pergantian kepemimpinan secara reguler dan damai

3

Ketiga

Meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat

4

Keempat

Mempertahankan kedaulatan rakyat dan tetap tegaknya Negara

DENAH PEMUNGUTAN SUARA